Tak Hanya Lansia, Anak Muda Juga Bisa Alami Nyeri Sendi

Nyeri sendi seringkali disebut sebagai penyakit orang tua karena umumnya terjadi dikalangan orang tua, padahal anak muda juga bisa mengalaminya, lho. Nyeri ini terjadi karena pelumas yang melindungi sendi berkurang intensitasnya, sehingga bagian-bagian tubuh seperti lutut, bahu, siku dan pinggul terasa sakit dan tidak nyaman. Penangannya pun tidak bisa sembarangan, penyakit nyeri sendi harus ditangani oleh dokter bedah ortopedi terbaik di Jakarta agar dicari juga akar masalahnya. Jadi, tidak hanya sekadar mengobati nyeri.

Berdasarkan data Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) 2018, penyakit sendi di Indonesia tercatat sekitar 7,3% dan umum terjadi. Penyakit ini kerap melanda masyarakat usia produktif, direntang 15–35 tahun. Seringkali, nyeri ini dianggap sepele. Padahal ini bisa menghambat aktivitas dan jika tidak ditangani dengan serius, dapat mengganggu kualitas hidup. Supaya Anda tidak menjadi salah satu yang mengalami nyeri sendi, simak artikel ini untuk mengetahui penyebab, penanganan, serta jenis-jenis nyeri sendi.

Nyeri Sendi
Nyeri Sendi

Penyebab Sendi

Nyeri sendi bisa disebabkan oleh hal-hal di luar penyakit. Penyebabnya dari beragam penyakit dan kondisi, biasanya terjadi karena aktivitas fisik yang berat dan berlebihan, cedera, obesitas, diabetes, asam urat, dislokasi sendi, penyakit autoimun, atau karena efek samping obat-obatan.

Faktor Resiko Nyeri Sendi

Meski faktor umum yang sering ditemui pada nyeri sendi adalah usia yang tak lagi produktif. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko seseorang mengalami nyeri sendi, terutama di usia muda, yaitu:

  • Memiliki anggota keluarga yang menderita nyeri sendi
  • Memiliki kulit yang mudah luka, misal eksim
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah dan menderita gangguan ginjal dan hati
  • Terlahir dengan kelainan bentuk tulang, cacat sendi, atau cacat tulang rawan.

Penanganan Nyeri Sendi

Jika masih tergolong nyeri sendi ringan, Anda bisa melakukan hal berikut:

  • Beristirahat dengan cukup
  • Mengompres bagian yang sakit dengan kantong es selama 10-15 menit
  • Merilekskan sendi dengan mandi atau berendam air hangat
  • Menghindari aktivitas fisik atau gerakan yang melibatkan sendi yang nyeri

Apabila sakitnya sudah terlalu sering dan penanganan mandiri tidak berefek apapun. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter terkait. Biasanya, penanganan yang dilakukan sebagai berikut:

  • Minum obat-obatan yang sudah diresepkan dokter sesuai dengan penyebab nyeri sendinya
  • Menjalankan terapi seperti fisioterapi, okupasi, psikoterapi, dan lainnya
  • Bila diperlukan, bisa diperbantukan dengan alat bantu jalan, penyangga, atau belat untuk mengurangi rasa sakit dan membantu pergerakan sendi
  • Jika pengobatan tidak dapat meringankan gejala, dokter mungkin akan menyarankan operasi

Jenis-Jenis Nyeri Sendi

Nyeri sendi akan semakin parah jika tidak diobati. Jenisnya pun ada bermacam-macam dibedakan dari penyebab penyakitnya. Diantaranya:

  1. Artritis Gout, ini terjadi ketika adanya kerusakan sendi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah sehingga membentuk kristal di sendi dan menyebabkan gangguan pada sendi.
  2. Osteoartritis atau pengapuran sendi, terjadi karena kerusakan tulang rawan yang melindungi ujung tulang.Biasanya lebih sering terjadi pada tangan, jari tangan, lutut, leher, pinggul dan tulang punggung.
  3. Artritis akibat Gangguan Sistem Imun, terjadi tidak hanya pada usia lanjut saja. Penyakit Rheumatoid Arthritis (RA) terjadi pada usia sangat muda. Kondisi ini terjadi karena sistem imun gagal membedakan benda asing dan jaringan tubuh asli yang kemudian membentuk antibodi yang merusak jaringan tubuh alami, yaitu sendi.
  4. Artritis akibat infeksi, disebabkan oleh bakteri Borrelia yang ditularkan oleh kutu.

 Nah, itulah informasi terkait nyeri sendi. Mulailah untuk menerapkan hidup yang sehat, aktif dan bersih serta menambah asupan vitamin untuk tulang. Penting juga untuk mengetahui karakteristik nyeri sendi yang dirasakan agar penanganannya pun sesuai dengan penyebab nyeri sendinya. Untuk mengetahui jenis pengobatan yang tepat, sebaiknya kunjungi dokter bedah ortopedi terbaik di jakarta seperti yang bisa Anda temukan di RS Pondok Indah berikut https://www.rspondokindah.co.id/id/center-of-excellence/orthopaedic-centre. Dengan begitu, nyeri sendi Anda pun bisa diatasi dengan maksimal.

About the Author: Kemal

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *