Mengetahui Berat Badan Bayi Optimal Pasca Kelahiran

Bayi menjadi anugerah bagi keluarga. Kelahirannya akan disambut dengan suka cita. Siapa pasangan yang tidak mengidamkan untuk memiliki anak? Hampir semua pasangan yang telah menikah menginginkan untuk memiliki anak. Hal ini dikarenakan anak merupakan generasi penerus mereka dan juga akan memberikan keceriaan pada keluarga mereka. Maka dari itu dalam menyambut kelahirannya, beberapa kebutuhan perlu dipersiapkan termasuk didalamnya informasi terkait kelahiran bayi.

Berat Badan Bayi
Berat Badan Bayi

Bayi yang sehat dicirikan oleh beberapa hal. Salah satu ciri bayi yang sehat adalah berat badan bayi cenderung berkembang normal dan terus naik. Berat badan bayi yang mengalami perkembangan menandakan bayi memiliki cukup banyak nutrisi untuk tumbuh. Ketika dilahirkan, berat badan bayi adalah sekitar 3,5 kg. Namun, bayi akan dianggap memiliki berat badan bayi normal antara range 2,5 kg hingga 4,5 kg ketika dilahirkan. Jika bayi memiliki berat badan dibawah berat badan normal, maka akan dilarikan di NICU untuk mendapatkan perawatan intensif.

Jika anda dimungkinkan untuk mengalami kelahiran prematur, maka biasanya berat badan bayi akan berada di bawah berat badan bayi pada umumnya. Kebanyakan kasus kelahiran prematur, berat badan bayi dibawah 2,5 kg. Maka dari itu, bayi akan segera dilarikan ke NICU untuk mendapatkan penanganan. Ketika bayi lahir dibawah usia 32 minggu, maka biasanya bayi akan diberikan makan melalui perutnya untuk mendukung pertambahan berat badannya. Hal ini dikarenakan bayi yang berusia dibawah 32 minggu akan kesulitan untuk merespon proses menyusui yang dilakukan melalui mulut. Maka dari itu, bayi akan diberikan makanan melalui perut mereka.

Jika anda melakukan kelahiran normal, namun bayi anda memiliki berat yang terbilang ringan maka ada kemungkinan beberapa faktor menyertai anda.Beberapa faktor yang menyebabkan berat badan bayi dibawah 2,5 kg dapat berupa :

  1.     Bayi tidak mendapatkan cukup nutrisi selama berada dalam kandungan
  2.     Kesehatan ibu selama mengandung misalnya ada penyakit yang menyertai kehamilan.
  3.     Faktor genetic keluarga
  4.     Usia ibu saat melahirkan. Ibu dengan usia muda biasanya cenderung melahirkan bayi dengan berat badan bayi dibawah rata – rata
  5.     Ras bayi serta gender bayi.

Beberapa hal tersebut dapat memicu berat badan bayi yang baru lahir dibawah rata – rata. Melakukan kegiatan pemeriksaan kandungan dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan bayi selama dalam kandungan merupakan parenting yang baik sedari dini. Sebab, hal tersebut dilakukan untuk mendukung pertumbuhan anak dalam kandungan optimal selain menerapkan pola hidup sehat selama kehamilan.

Jika berat badan bayi anda yang baru lahir termasuk normal, maka anda harus memastikan perkembangan berat badan bayi juga optimal. Melakukan kegiatan check rutin dokter atau posyandu dapat dilakukan untuk mendukung perkembangan bayi.

About the Author: Kemal

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *